Connect with us

Korporasi

Garuda Indonesia Siapkan 2 Pesawat Mewah untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Published

on

Korporat.com

KORPORAT.COM, JAKARTA – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menyiapkan dua pesawat mewah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur natal 2019 dan tahun baru 2020. Pesawat yang biasa digunakan untuk penerbangan ke luar negeri ini hanya akan melayani rute gemuk seperti Denpasar, Surabaya dan Kualanamu.

Direktur Niaga Garuda Indonesia (Persero), Pikri Ilham Kurniansyah menjelaskan, pesawat yang bakal diturunkan nanti adalah pesawat jenis Boeing 777-300 dan Airbuss 330-900 yang belum lama diterima Garuda Indonesia.

“Jadi ini sebagai bentuk pengalaman baru untuk penumpang, selama ini pesawat jenis tersebut hanya dirasakan ke mancanegara. Sekarang turis kita juga bisa menikmati pesawat terbaru untuk liburan,” ujarnya dalam acara Ngopi Bareng BUMN di Synergy Lounge, Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa, (26/11/2019).

Kata Pikri, pesawat jenis Boeing 777-300 dapat mengangkut 393 penumpang. Sedangkan pesawat jenis Airbuss 330-900 dapat mengangkut sekitar 360 penumpang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan penambahan slot penerbangan (extra flight) pesawat B737 yang hanya mampu mengangkut sekitar 324 penumpang.

Dari sisi cargo, dua jenis pesawat tersebut juga mampu mengangkut lebih banyak yakni mencapai 20 ton. Sedangkan pesawat biasa hanya mampu mengangkut 4 ton.

“Jadi lima kali lipat kapasitasnya dan lebih efisien,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, pemanfaatan pesawat berbadan jumbo tersebut juga lebih efektif dari sisi pengaturan lalu lintas di bandara, jika dibandingkan melakukan extra flight. Sebab, extra flight dapat menimbulkan kepadatan di bandara saat take off dan landing. Hal ini bukan tak mungkin mengakibatkan terjadinya keterlambatan penerbangan pesawat (delay).

“Pertama bandara tidak padat, jadi tetap terjaga. Untuk terminal 3 di Soekarno Hatta, Garuda saja ada 80 flight, kalau extra flight lima saja menjadi 85 flight, itu agak berat ngaturnya. Apalagi kalau penambahan di jam-jam sibuk,” katanya.

Kendati demikian, bukan berarti pihaknya tak melakukan extra flight. Kata dia, extra flight bisa dilakukan tergantung situasi. Selain itu, extra flight akan dilakukan pada bandara yang daya tampung pesawatnya kecil.

“Misal Labuan Bajo itukan kapasitas bandaranya kecil jado hanya mampu untuk pesawat kecil. Kemudian Yogyakarta juga sekarangkan sudah tidak bisa yang pesawat besar,” urainya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memastikan bahwa pemanfaatan pesawat berbadan lebar itu tidak akan mengerek kenaikan harga tiket pesawat. Sebab, penetapan harga tiket pesawat yang dijual oleh perseroan akan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 20 Tahun 2019 dan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal dalam Negeri.

“Harga tiket, Garuda itu tidak boleh menentukan harga sendiri. Harga sudah ditentukan oleh pemerintah, ada tarif batas atas dan bawah. Kami akan mengacu pada itu,” pungkasnya.

Korporasi

Medco E&P Rehabilitasi DAS Bukit Jambul

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – PT Medco E&P Indonesia mengumumkan telah berhasil menggelar program rehabilitasi daerah alian sungai (DAS) Bukit Jambul Semendo di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan dengan luas lahas mencapai 124,99 hektare (ha). Perusahan tersebut telah melakukan penanaman kembali sejumlah lahan di daerah aliran sungai dengan menanam 840 batang pohon per ha.

Drajat Panjawi, VP Relations & Security Medco E&P mengatakan, kegiatan rehabilitasi tersebut berhasil dilaksanakan lantaran pihaknya bekerja sama dengan seluruh stake holder antara lain, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta masyarakat setempat. “Kami berharap melalui rehabilitasi DAS kelestarian ekosistem dapat terus terjaga dan, kerja sama dalam melestarikan lingkungan ini bisa terus ditingkatkan,” ujar VP Relations & Security Medco E&P Drajat Panjawi.

Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen Perusahaan dalam melindungi lingkungan di sekitar wilayah operasi. Medco E&P merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas).

Sebagai tanda keberhasilan Medco E&P ini, Pemerintah melalui KLHK diwakili oleh SesDirjen PDASHL, Yuliarto Joko Putranto menerima Penyerahan Kewajiban Rehabilitasi DAS dari Medco E&P yang diwakili oleh GM South Sumatera Region, Muhammad Zulkfli, pada 31 Desember 2019. Selanjutnya, KLHK menyerahkannya kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Pandji Tjahjanto.

Pada kesempatan yang sama, SesDirjen dan Kepala Dinas Kehutanan Sumsel berterima kasih kepada Medco E&P karena dengan penyerahan kewajiban rehabilitasi DAS ini, luas hutan di Indonesia menjadi bertambah 124,99 ha dan hal ini juga dapat mengatasi masalah lingkungan dan sosial di wilayah tersebut.

Continue Reading

Korporasi

Erick Rombak Direksi PELNI

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA– Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perombakan pada direksi PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)/Pelni.

Melalui siaran pers, Menteri BUMN Erick Thohir diketahui merombak dua direksi Pelni yakni Direktur Keuangan dan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut.

Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-339/MBU/12/2019 tanggal 27 Desember 2019, menunjuk Ony Suprihartono menggantikan Tri Andayani sebagai direktur keuangan dan Masrul Halimi menggantikan Harry Boediarto sebagai direktur usaha angkutan kapal barang dan tol laut.

“Perputaran Direksi ini merupakan penyegaran dalam rangka penguatan BUMN. Kami melihat ini sesuai kebutuhan serta kemampuan dari individu sendiri. Sehingga, alasan pergantian antar jajaran Direktur di perusahaan BUMN lebih pada kebutuhan dalam menghadapi tantangan terhadap BUMN ke depannya,” kata Yuni Suryanto, Plh. Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan dalam siaran persnya, Senin (30/12/2019).

Dengan demikian, berikut susunan direksi Pelni yang menjabat mulai hari ini:

Direktur Utama : Insan Purwarisya L. Tobing

Direktur SDM dan Umum : Ganefi

Direktur Keuangan : Ony Suprihartono

Direktur Usaha Angkutan Penumpang : O.M. Sodikin

Direktur Usaha Barang dan Tol Laut : Masrul Khalimi

Direktur Armada : M. Tukul Harsono

Continue Reading

Korporasi

Pemegang Saham Tetapkan Direksi Baru Pertamina

Published

on

RUPS) PT Pertamina (Persero)

KORPORAT.COM, JAKARTA– Pemerintah melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) melakukan perubahan susunan Direksi PT Pertamina (Persero). Mulyono ditetapkan sebagai Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur (LSCI) PT Pertamina (Persero).

Susunan Direksi baru Pertamina tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-336/MBU/12/2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perseroan (Persero) PT Pertamina. Keputusan tersebut ditetapkan (26/12/2019)

Dalam Surat Keputusan tersebut, pemegang saham juga memberhentikan dengan hormat Gandhi Sriwidodo dari jabatan Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur (LSCI) PT Pertamina (Persero), posisi yang dijabatnya sejak 29 Agustus 2018.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan, Pertamina telah menerima salinan surat keputusan dari pemegang saham terkait perubahan susunan direksi Pertamina.

“Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Pergantian direksi ini merupakan salah satu kewenangan Pemegang Saham,” ujarnya.

Sebelum ditunjuk sebagai Direktur LSCI PT Pertamina (Persero), Mulyono menjabat sebagai Senior Vice President Asset Strategic Planning & Optimization PT Pertamina (Persero). Sebagai karyawan karir, seluruh jenjang jabatan Mulyono berada di lingkungan Pertamina.

Lahir di Bojonegoro pada 11 September 1967, Mulyono mengenyam pendidikan Strata Satu di Fakultas Teknik Elektro Institut Teknologi Surabaya (ITS). Penyelesaikan pendidikan magister di dua lembaga yakni Magister Manajemen Jakarta dan Magister Teknik Industri UI – QUT Australia, serta mendapatkan Graduate Certificate in Engineering Management UI. Jenjang pendidikannya dituntaskan dengan meraih gelar Doktor Sistem Transportasi Laut ITS, Surabaya.

Continue Reading

POPULAR