Sejarah Hari Ini: 13 Februari 2000, Edisi Terakhir Komik Strip 'Peanuts' yang Legendaris

INFORMASI.COM, JAKARTA – Charles Schulz adalah seorang kartunis asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pencipta komik strip legendaris Peanuts. Dia lahir pada 26 November 1922 di Minneapolis, Minnesota, dan sejak kecil sudah menunjukkan ketertarikan pada dunia gambar serta kartun. Schulz sering membaca komik di surat kabar dan terinspirasi dari karya-karya yang ada pada masanya.
Setelah lulus SMA pada 1940, Schulz melanjutkan pendidikan menggambar melalui kursus korespondensi di Art Instruction Schools. Namun, perjalanan kariernya sempat terhenti karena dia harus bergabung dengan Angkatan Darat Amerika Serikat saat Perang Dunia II. Setelah perang berakhir, dia kembali ke dunia seni dan mulai mengembangkan karier sebagai kartunis.
Komikus Dragon Ball, Akira Toriyama, Meninggal DuniaSejarah Charles Schulz dan Kelahiran Peanuts
Pada 1947, Charles Schulz menerbitkan komik strip pendek berjudul Li’l Folks di surat kabar St. Paul Pioneer Press. Komik ini menampilkan karakter anak-anak dengan humor khas yang ringan dan menghibur.
Dua tahun kemudian, Schulz mengajukan karyanya ke United Feature Syndicate, yang kemudian mengubah namanya menjadi Peanuts sebelum resmi diterbitkan pada 2 Oktober 1950.

Komik Peanuts menghadirkan karakter utama bernama Charlie Brown, seorang anak penuh semangat yang kerap mengalami kegagalan dalam hidup. Selain Charlie Brown, salah satu karakter paling ikonik dalam komik ini adalah Snoopy, seekor anjing beagle dengan imajinasi luar biasa.
Snoopy sering berfantasi menjadi berbagai tokoh, seperti pilot Perang Dunia I yang melawan Red Baron, musisi jazz bernama Joe Cool, hingga seorang penulis yang selalu duduk di atas atap rumah anjingnya.
Kesuksesan Peanuts dan Warisan Charles Schulz
Kesuksesan Peanuts tidak hanya terbatas pada komik strip di surat kabar. Karya Charles Schulz ini diadaptasi ke berbagai acara televisi, film animasi, hingga musikal panggung.
Beberapa film terkenalnya antara lain A Charlie Brown Christmas (1965) dan The Peanuts Movie (2015). Karakter-karakternya juga hadir dalam berbagai pernak-pernik yang menghasilkan pendapatan miliaran dolar setiap tahun.
Selama lebih dari 50 tahun, Charles Schulz menggambar dan menulis Peanuts tanpa bantuan orang lain. Pada 1999, dia didiagnosis menderita kanker usus besar dan akhirnya memutuskan pensiun.
Ironisnya, Schulz meninggal pada 12 Februari 2000, tepat satu hari sebelum komik terakhirnya diterbitkan. Hingga saat ini, karya Schulz tetap hidup dan terus dicintai oleh penggemar di seluruh dunia, menjadikan Peanuts sebagai salah satu komik paling berpengaruh sepanjang masa.
(Penulis: Kiki Annisa)