Connect with us

BUMN

Ahok: Tak Perlu ke SPBU, Beli BBM Bisa Diantar ke Rumah

Published

on

SPBU Pertamina

KORPORAT.COM, JAKARTA – Bagi masyarakat yang memerlukan Bahan Bakar Minyak (BBM), namun enggan keluar rumah karena takut virus corona, tak perlu khawatir. Sebab, PT Pertamina (Persero) melayani pesan antar beli BBM.

Namun, layanan antar beli BBM ini hanya berlaku untuk BBM jenis Pertamax Turbo, dan Pertamax Dex. Selain BBM, layanan pesan antar juga berlaku untuk produk oli fastron dan pembelian Bright Gas 5 Kilogram.

Layanan ini, disediakan Pertamina untuk 24 jam. Namun, pengirimannya hanya dilakukan pada pukul 08.00-20.00. Bagi masyarakat yang memesan sebelum pukul 17.00, maka akan dikirim di hari yang sama. Sedangkan masyarakat yang memesan di atas pukul 17.00, maka pesanannya akan dikirim di esok hari.

Masyarakat yang berminat untuk menikmati layanan ini, bisa menelpon call center Pertamina di 135.

Berikut daftar daerah yang sudah dapat menikmati layanan PDS :

1. Kota Jakarta Utara : Semua kecamatan

2. Kota Jakarta Pusat : Semua kecamatan

3. Kota Jakarta Timur : Semua kecamatan

4. Kota Jakarta Selatan : Semua kecamatan

5. Kota Jakarta Barat : Semua kecamatan

6. Kota Bogor : Semua kecamatan

7. Kab Bogor : Bojong Gede, Cibinong, Cileungsi, Citeureup, Gunung Putri, Parung, Sukaraja

8. Kota Depok : Semua kecamatan

9. Kota Tangerang : Batuceper, Benda, Cibodas, Ciledug, Cipondoh, Jatiuwung, Karawaci, Pinang, Tangerang

10. Kota Tangerang Selatan : Semua kecamatan

11. Kab Tangerang : Curug, Kelapa Dua, Pagedangan

12. Kota Bekasi : Semua kecamatan

Baca Juga:  Kasus Bakamla, KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT CMI Teknologi

13. Kab Bekasi : Cibitung, Cikarang Selatan

14. Kota Bandung : Batununggal, Coblong, Sukajadi

15. Kab Bandung Barat : Padalarang

16. Kota Tasikmalaya : Cipedes, Indihiang

17. Kota Sukabumi : Semua kecamatan

18. Kota Semarang : Candisari, Gajahmungkur, Semarang Barat, Semarang Tengah

19. Kota Yogyakarta : Danurejan, Gedongtengen, Gondokusuman, Jetis

20. Kabupaten Sleman : Depok, Kalasan, Mlati, Ngemplak

21. Kota Surabaya : Benowo, Bubutan, Bulak, Dukuh Pakis, Gayungan, Genteng, Gubeng, Gunung Anyar, Jambangan, Karangpilang, Lakarsantri, Mulyorejo, Rungkut, Sukolilo, Tegalsari, Tenggilis Mejoyo, Wonocolo, Wonokromo

22. Kabupaten Sidoarjo : Buduran, Gedangan

23. Kota Malang : Semua kecamatan

24. Kota Denpasar : Semua kecamatan

BUMN

Pemerintah Terus Perbaiki Layanan RS Corona di Wisma Atlet

Published

on

Wisma Atlet

KORPORAT.COM, JAKARTA – Sejumlah masyarakat mengeluhkan pelayanan kesehatan yang terjadi di RS Darurat Corona Wisma Atlet. Bukan hanya dari sisi pelayanan secara medis, mengularnya antrean masuk RS tersebut juga menjadi salah satu keluhan masyarakat.

Staf Khusus Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Arya Sinulingga mengatakan, menyiapkan Wisma Atlet menjadi RS Darurat Corona bukanlah hal yang mudah. Sebab, pihaknya hanya diberikan waktu 3-4 hari untuk membangun RS Darurt Corona tersebut.

“Bayangkan kita buat (RS Darurat di Wisma Atlet) ini 3 hari sampai 4 hari selesai, langsung diresmikan.  ada sedikit-sedikit kekurangan awal-awal, kami minta maaf ,” ujarnya di Jakarta, Jumat, (27/3/2020).

Kendati demikian, pihaknya akan terus memperbaiki, baik dari sisi manajemen maupun secara pelayanan di Wisma Atlet.

“Kami terus memperbaiki manajemen, memperbaiki hal yang baik di Wisma Atlet sehingga makin banyak orang Indonesia yang sembuh melalui penanganan yang kami lakukan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kasus Bakamla, KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT CMI Teknologi
Continue Reading

BUMN

Gara-gara Corona, Asrama Haji Bakal Disulap Jadi RS

Published

on

Wisma Atlet

KORPORAT.COM, JAKARTA – Pemerintah membuka opsi untuk menyulap asrama haji menjadi Rumah Sakit (RS) darurat untuk menangani pasien yang terinfeksi virus corona.

Stafsus Kementerian BUMN bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga menjelaskan, asrama haji dianggap memenuhi kriteria. Pasalnya, asrama haji bisa menampung orang banyak.

“Kami diperintahkan Pak Erick supaya mulai cari (tempat) di beberapa provinsi,” ujar Arya di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa, (24/3/2020).

Rencananya, rumah sakit darurat di asrama haji ini akan ada di Bandung, Semarang dan Surabaya.

Kendati demikian, untuk menyulap asrama haji menjadi RS darurat corona diperlukan kerja sama dengan Kementerian Agama.

Arya menambahkan, pihaknya akan segera mengeksekusi dengan bantuan sejumlah anak perusahaan di BUMN.

“Kami diperintahkan Pak Erick supaya mulai cari (tempat) di beberapa provinsi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jumlah pasien virus corona di Indonesia hingga Selasa (24/3/2020) pukul 10.30 WIB telah mencapai 579 orang yang tersebar di 22 provinsi.

Rinciannya, di DKI Jakarta terkonfirmasi 353 orang, sembuh 23 orang, meninggal 29 orang. Jawa Barat terkonfirmasi 59 orang, sembuh 5 orang, meninggal 9 orang. Banten terkonfirmasi 56 orang, sembuh 1 orang dan meninggal 3 orang. Jawa Timur terkonfirmasi 41 orang, sembuh tidak ada, meninggal 1 orang.

Jawa Tengah terkonfirmasi 15 orang, sembuh tidak ada, meninggal 1 orang. Kalimantan Timur terkonfirmasi 11 orang. Bali terkonfirmasi 6 orang, dan meninggal 2 orang. Kepulauan Riau terkonfirmasi 5 orang.

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkonfirmasi 5 orang, sembuh 1 orang. Sulawesi Tenggara terkonfirmasi 3 orang. Sumatera Utara terkonfirmasi 2 orang, meninggal 1 orang.

Kalimantan Barat terkonfirmasi 2 orang, Kalimantan Tengah terkonfirmasi 2 orang. Sulawesi Selatan terkonfirmasi 2 orang, meninggal 1 orang.

Papua terkonfirmasi 2 orang. Riau terkonfirmasi 1 orang. Jambi terkonfirmasi 1 orang. Lampung terkonfirmasi 1 orang. Kalimantan Selatan terkonfirmasi 1 orang. Sulawesi Utara terkonfirmasi 1 orang. Maluku terkonfirmasi 1 orang. Maluku Utara terkonfirmasi 1 orang.

Baca Juga:  7 WNI Positif Corona di Luar Negeri Berhasil Sembuh

Continue Reading

BUMN

Erick Thohir: Angkasa Pura dan KAI Harus Siap Rugi!

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Erick Thohir mengatakan, perusahan pelat merah harus siap merugi di tengah wabah virus corona. Khususnya, perusahaan BUMN yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Pada saat ini pasti BUMN-BUMN seperti Angkasa Pura, KAI harus siap rugi, karena harus melayani masyarakat, ujarnya dalam Virtual Conference Press di Jakarta, Selasa, (24/3/2020).

Kendati demikian, ia tetap meminta agar perusahaan-perusahaan BUMN tersebut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk, jika nantinya pemerintah mengambil opsi lock down.

“Perbankan juga harus tetap buka,” katanya.

Menurutnya, perbankan harus tetap buka lantaran ke depan akan ada program-program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan oleh pemerintah kepada masyarakat. Nah, bank-bank BUMN menjadi garda terdepan yang menyalurkan BLT tersebut.

“Perusahaan bank BUMN yang menjadi tempat menyalurkan langsung ke rakyat, Telkom akan dilibatkan juga,” pungkasnya.

Baca Juga:  PT Pupuk: Distribusi Terjaga Asalkan Mitra Tidak Panik Corona
Continue Reading

POPULAR