Connect with us

Investasi

Baru Dibuka, IHSG Melambung Hingga 5,29%

Published

on

KORPORAT.COM

KORPORAT.COM, JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Kamis, (26/3/2020) berada di zona hijau.

Menurut RTI Business pada pukul 09.13 WIB, Indeks melambung hingga 5,29% ke level 4.146,07. Indeks LQ45 juga naik 39,8 poin atau 7% ke level 606,6.

Total ada 805,81 juta unit saham yang diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,422 triliun, dengan frekuensi sebanyak 82.637 kali. Terdapat 180 saham yang menguat, sementara 59 saham lainnya melemah dan 62 saham lainnya diam di tempat.

Pada pagi ini Net Foreign Buy mencapai Rp 181,74 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli antara lain, BBCA, BMRI, BBRI, ICBP dan INDF.

Baca Juga:  Tunggu Suku Bunga BI, IHSG Dibuka di Zona Merah

Investasi

Dibuka Hijau, IHSG Langsung Lompat 7,5% ke Level 4.664

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan saham, Jumat, (27/3/2020). IHSG menguat 114,11 poin atau 2,63% ke level 4.453,01.

Pada pukul 09.03 WIB, IHSG masih melanjutkan kekuatannya hingga lompat 7,5% ke level 4.664,21. Adapun indeks saham LQ45 naik 10,64 persen ke posisi 720,74. Seluruh indeks saham acuan berada di zona hijau.

Sebanyak 168 saham menguat sehingga mendukung IHSG ke zona hijau. Kemudian 27 saham melemah dan 61 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 24.518 kali dengan volume perdagangan 274,8 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 411,4 miliar.

Investor asing beli bersih saham Rp 2,5 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 16.205.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin sektor keuangan yang naik 10,32%. Disusul sektor aneka industri yang naik 9,41% dan sektor barang konsumsi naik 7,74%.

Saham-saham yang menguat dan mendorong IHSG ke zona hijau diantaranya KAEF yang naik 21,54% ke Rp 1.580 per lembar saham, INAF menguat 21,36% ke Rp 1.330 per lembar saham dan JMAS naik 19,58% ke Rp 452 per lembar saham.

Saham yang melemah antara lain, ENVY turun 6,94% ke Rp 161 per saham, ASBI turun 6,93% ke Rp 270 per saham dan WOOD turun 6,87% ke Rp 244 per saham.

Baca Juga:  Suram Sepanjang Hari, IHSG Terkoreksi 5,2%
Continue Reading

Investasi

Bangkit, IHSG Ditutup Meroket 10%

Published

on

IHSG

KORPORAT.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di teritori positif pada perdagangan saham Kamis, (26/3/2020). Indeks meroket 10,19% (401,27 poin) ke level 4.338,90. Indeks LQ45 juga meroket 15,9% (89,9 poin) ke level 656,7.

Meski demikian, sejak awal tahun (year to date), IHSG tercatat sudah terkoreksi hingga 31,12%.

Menurut data RTI Business, terdapat 300 saham menguat hingga mendorong IHSG meroket 10,19% ke level 4.338,90. Sementara 129 saham lainnya melemah dan 115 saham lainnya tak bergerak.

Secara sektoral, rata-rata sektor juga meroket. Sektor konsumer dan keuangan meroket paling tinggi hingga 13%, kemudian disusul oleh sektor infrastruktur 11,4%, sektor manufaktur 11%, sektor pertanian 10,8%, sektor pertambangan 6,4%, sektor perdagangan 3,6%, dan sektor properti 3,3%.

Hari ini, total ada 11,52 miliar unit saham yang diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 12,75 triliun, dengan frekuensi sebanyak 888.196 kali. Dengan asing tercatat membeli saham sebanyak Rp 662,32 di semua pasar.

Beberapa saham yang paling banyak diborong asing antara lain, saham BBCA sebanyak Rp 401,2 miliar, saham BBRI sebanyak Rp 313,2 miliar, saham BMRI sebanyak Rp 161,5 miliar, saham TLKM sebanyak Rp 56,2 miliar dan saham UNVR sebanyak Rp 47,1 miliar.

Baca Juga:  Dibuka Hijau, IHSG Langsung Lompat 7,5% ke Level 4.664
Continue Reading

Investasi

Ikat Kaki Pelanggan Dengan Yang Manis

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA– Kadangkala banyak orang terfokus untuk mengincar para pembeli baru dengan menerapkan berbagai strategi marketing, namun mengabaikan kepuasan pembeli yang sudah ada.

Mengincar pembeli baru bukan sesuatu yang salah, namun mengabaikan kepuasan pelanggan yang sudah ada menjadi kesalahan yang fatal.

Kamu harus menyadari, membuat pelanggan puas adalah cara terbaik memasarkan bisnismu, karena merekalah yang menjadi pasukan dari mulut ke mulut bagimu.

Bila layananmu memuaskan, mereka para pelanggan secara sukarela akan menjadi tim marketing bagi anda.

Lagipula, upaya menarik pelanggan baru akan membutuhkan upaya dan biaya yang lebih besar dibandingkan mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Oleh sebab itu, kamu tidak boleh mengabaikan kepuasan bagi pelanggan. Jika kamu memang telaten dan fokus pada pelanggan setiamu kamu mesti tahu berapa jumlah keseluruhan mereka.

Cobalah pasang ikat yang kuat pada kaki pelangganmu dengan keramahan. Bahkan buat semacam komitmen khusus pada pelanggan semacam pemberian tarif miring sejenis membership dan keuntungan lainnya bagi pelanggan.

Baca Juga:  Suram Sepanjang Hari, IHSG Terkoreksi 5,2%
Continue Reading

POPULAR