Connect with us

Korporasi

Januari 2020, Garuda Indonesia Punya Bos Baru

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dipastikan memiliki Direktur Utama (Dirut) baru pada Januari 2020 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Staf Khusus Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Arya Sinulingga ditemui usai diskusi publik BUMN Going Global di Novotel, Jakarta Pusat, Selasa, (10/12/2019).

Arya menjelaskan, nantinya penunjukan Dirut baru Garuda akan dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). RUPSLB ini akan dilakukan dalam waktu 45 hari ke depan setelah pengajuan surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“(Penetapan Dirut Garuda) 45 hari setelah pengajuan ke OJK,” ucapnya.

Menurut Arya, surat pengajuan tersebut telah diserahkan kepada OJK pada Senin, (9/12/2019). Jika dihitung 45 hari ke depan, maka RUPSLB akan diselenggarakan perseroan pada 22 Januari 2020.

“Kemarin kami mengajukan ke OJK, setelah 45 hari baru RUPSLB,” katanya.

Penetapan Dirut baru Garuda beserta direksi tidak bisa dipercepat dari waktu tersebut, karena perseroan berstatus sebagai perusahaan publik. Sehingga seluruh ketentuan yang berlaku terkait pola dan mekanisme pergantian jajaran di dalamnya pun harus mengikuti aturan main yang telah ditetapkan.

“Tidak bisa (dipercepat), karena Garuda-kan perusahaan publik, jadi ya harus seperti itu,” tandasnya.


Sebagai informasi, Garuda Indonesia saat ini dikendalikan oleh Pelaksana Tugas (Plt), Fuad Rizal. Hal ini lantaran I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, Dirut Garuda sebelumnya telah dipecat oleh Menteri BUMN, Erick Thohir karena diduga menyelundupkan onderdil motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat baru yang dipesan oleh perseroan.

Baca Juga:  OJK Menyangkal Tidak Kerja dan Didahului Kejagung

Korporasi

Erick Thohir Tetapkan 3 Direksi Baru Bahana

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Erick Thohir menetapkan tiga direktur baru di PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia atau Bahana. Tiga direksi tersebut yakni Robertus Bilitea sebagai direktur utama, Rizal Ariansyah sebagai direktur keuangan dan Umum, serta Pantro Pander Silitonga sebagai Direktur Bisnis.

“Harapannya dengan bergabungnya tiga direktur baru dapat berkontribusi positif dalam memajukan perseroan,” kata Plt Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara dalam keterangan di Jakarta, Rabu, (12/2/2020).

Aditya juga menyampaikan apresiasi kepada dua direktur sebelumnya Marciano H Herman dan Dwijanti Tjahjaningsih yang telah berperan besar dalam kemajuan Bahana.

“Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang luar biasa untuk Bahana dan untuk ketiga direksi baru Bahana diharapkan akan meneruskan langkah direksi dalam pengembangan bisnis,” kata Aditya.

Perubahan susunan direksi Bahana tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor SK-46/MBU/12/2019 tanggal 11 Februari 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) yang diserahkan oleh Plt Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara, Selasa.

Dengan demikian susunan Direksi Bahana secara lengkap saat ini sebagai berikut :

  • Direktur Utama: Robertus Bilitea
  • Direktur Keuangan dan Umum : Rizal Ariansyah
  • Direktur Bisnis : Pantro Pander Silitonga
Baca Juga:  Apindo: Omnibus Law Bisa Pacu Ekonomi Hingga 6 Persen
Continue Reading

Korporasi

Survey IPO, 100 Hari Erick Thohir Memuaskan

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA– Hasil riset bertajuk “Evaluasi dan Pengukuran Persepsi Publik atas Kinerja 100 Hari Kabinet Indonesia Maju” mengungkapkan bahwa, Publik mengapresiasi restrukturisasi BUMN dan gebrakan-gebrakan yang dijalankan Menteri Erick Thohir.

Hasil survey yang dirilis oleh lembaga riset Indonesia Political Opinion (IPO) mengatakan, Kementerian BUMN menempati urutan ketiga dengan hasil survei 77 persen sebagai kementerian yang dinilai memiliki kinerja baik oleh publik.

“Kementerian BUMN dianggap berhasil melakukan restrukturisasi dan gebrakan-gebrakan di bawah kepemimpinan Erick Thohir,” ujar Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah Putra, Senin (10/2/2020)

Menurut hasil riset tersebut, peringkat pertama Kementerian yang dinilai publik memiliki kinerja baik ditempati oleh Kementerian Luar Negeri dengan hasil survei 84 persen diikuti Kementerian PUPR di posisi kedua dengan hasil survei 80,3 persen.

“Riset sosial ini memang ditujukan untuk memetakan persepsi publik, tokoh dan kementerian mana yang dianggap berkinerja baik, serta mencari tahu pendapat publik terhadap tokoh yang dianggap penting untuk dijadikan rujukan kinerja baik,” kata Dedi Kurnia.

Dalam laporan tersebut, faktor-faktor yang mendorong para responden menjatuhkan pilihan kepada Erick Thohir sebagai tokoh teladan nasional, antara lain kesesuaian bidang, profesionalitas, hasil kerja dan sebagainya.

Selain dinobatkan sebagai tokoh teladan nasional, Menteri BUMN Erick Thohir juga dinilai sebagai salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Maju yang disukai oleh publik.

Baca Juga:  Terkait Utang Rp30 Triliun, BUMN: Krakatau Steel Kerja Yang Benar Dong
Continue Reading

Korporasi

Gelar RUPSLB, PT Timah Akan Rombak Komisaris dan Direksi

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA-PT Timah Tbk akan menggelar pergantian pengurus melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (10/2).

Staf Khusus yang juga Juru Bicara Kementerian BUMN, Arya Sinulingga menuturkan, pergantian pengurus akan dilakukan pada jajaran komisaris dan direksi, hal demikian guna penyegaran pada tubuh korporasi.

“Ini buat penyegaran. Level komisaris dan direksi bisa diganti,” kata Staf Khusus yang juga Juru Bicara Kementerian BUMN, Arya Sinulingga di Kantor Kementerian BUMN, beberapa waktu lalu.

Adapun susunan direksi dan komisaris PT Timah Tbk saat ini adalah:

Direktur Utama : Mochtar Riza Pahlevi Tabrani
Direktur Sumber Daya Manusia : Muhammad Rizki
Direktur Keuangan : Emil Ermindra
Direktur Operasi & Produksi : Alwin Albar
Direktur Pengembangan Usaha : Trenggono Sutioso
Direktur Niaga : Purwoko

Komisaris Utama / Independe : Fachry Ali
Komisaris Independen : Milawarma
Komisaris : Rudy Suhendar
Komisaris : Bambang Sunarwibowo
Komisaris : Teuku Pribadi

Baca Juga:  Asabri Ditangani Polri, Kejagung Fokus Jiwasraya
Continue Reading

POPULAR