Connect with us

Korporasi

Konstruksi PLTGU Riau Capai 56%

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – PT Medco Power Indonesia, anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) atau gas combined cycle power plant (CCPP) di Tenayan, Pekanbaru akan rampung pada Mei 2021 mendatang. Sekarang ini, progres pembangunan pembangkit berkapasitas 275 megawatt (MW) tersebut mencapai 56%.

Eka Satria, Presiden Direktur PT Medco Power mengatakan, proyek PLTGU telah dimulai perusahannya sejak November 2018 silam. “Ditargetkan untuk beroperasi secara komersial atau COD pada Mei 2021, sekarang telah mencapai 56% dari rencana yang dijadwalkan,” kata dia dalam keterangan yang diterima KORPORAT, Jumat (7/2/2021).

Menurut dia, proyek ini diharapkan dapat beroperasi secara komersial sesuai jadwal, sehingga dapat menghasilkan listrik memenuhi permintaan listrik di Riau dan wilayah Sumatera secara keseluruhan. Pembangkit ini akan dioperasikan oleh anak perusahaan PT Medco Ratch Power Riau (MRPR).

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi mengatakan, pihaknya mengepresiasi kemajuan proyek pembangunan yang dilakukan anak perusahaannya. “Kami juga bangga mengumumkan bahwa kami telah mencapai 1,5 juta jam kerja tanpa kecelakaan untuk proyek ini dan senang melihat kemajuan pembangunan,” tutur dia.

PLTGU Pekanbaru digarap anak usaha Medco yakni PT Medco Ratch Power Riau. Perusahaan tersebut merupakan badan usaha patungan dengan porsi Medco Power 51% dan perusahaan listrik asal Thailand, Ratch Group Public Company Limited Public sebesar 49%. Total investasi proyek mencapai US$ 293 juta.

Baca Juga:  Proyeksi Impor Garam Tahun 2020 Melonjak Menjadi 2,9 Juta Ton

Korporasi

Erick Thohir Tetapkan 3 Direksi Baru Bahana

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Erick Thohir menetapkan tiga direktur baru di PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia atau Bahana. Tiga direksi tersebut yakni Robertus Bilitea sebagai direktur utama, Rizal Ariansyah sebagai direktur keuangan dan Umum, serta Pantro Pander Silitonga sebagai Direktur Bisnis.

“Harapannya dengan bergabungnya tiga direktur baru dapat berkontribusi positif dalam memajukan perseroan,” kata Plt Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara dalam keterangan di Jakarta, Rabu, (12/2/2020).

Aditya juga menyampaikan apresiasi kepada dua direktur sebelumnya Marciano H Herman dan Dwijanti Tjahjaningsih yang telah berperan besar dalam kemajuan Bahana.

“Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang luar biasa untuk Bahana dan untuk ketiga direksi baru Bahana diharapkan akan meneruskan langkah direksi dalam pengembangan bisnis,” kata Aditya.

Perubahan susunan direksi Bahana tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor SK-46/MBU/12/2019 tanggal 11 Februari 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) yang diserahkan oleh Plt Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara, Selasa.

Dengan demikian susunan Direksi Bahana secara lengkap saat ini sebagai berikut :

  • Direktur Utama: Robertus Bilitea
  • Direktur Keuangan dan Umum : Rizal Ariansyah
  • Direktur Bisnis : Pantro Pander Silitonga
Baca Juga:  Pertamina Lubricants Masuk ke Bangladesh
Continue Reading

Korporasi

Survey IPO, 100 Hari Erick Thohir Memuaskan

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA– Hasil riset bertajuk “Evaluasi dan Pengukuran Persepsi Publik atas Kinerja 100 Hari Kabinet Indonesia Maju” mengungkapkan bahwa, Publik mengapresiasi restrukturisasi BUMN dan gebrakan-gebrakan yang dijalankan Menteri Erick Thohir.

Hasil survey yang dirilis oleh lembaga riset Indonesia Political Opinion (IPO) mengatakan, Kementerian BUMN menempati urutan ketiga dengan hasil survei 77 persen sebagai kementerian yang dinilai memiliki kinerja baik oleh publik.

“Kementerian BUMN dianggap berhasil melakukan restrukturisasi dan gebrakan-gebrakan di bawah kepemimpinan Erick Thohir,” ujar Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah Putra, Senin (10/2/2020)

Menurut hasil riset tersebut, peringkat pertama Kementerian yang dinilai publik memiliki kinerja baik ditempati oleh Kementerian Luar Negeri dengan hasil survei 84 persen diikuti Kementerian PUPR di posisi kedua dengan hasil survei 80,3 persen.

“Riset sosial ini memang ditujukan untuk memetakan persepsi publik, tokoh dan kementerian mana yang dianggap berkinerja baik, serta mencari tahu pendapat publik terhadap tokoh yang dianggap penting untuk dijadikan rujukan kinerja baik,” kata Dedi Kurnia.

Dalam laporan tersebut, faktor-faktor yang mendorong para responden menjatuhkan pilihan kepada Erick Thohir sebagai tokoh teladan nasional, antara lain kesesuaian bidang, profesionalitas, hasil kerja dan sebagainya.

Selain dinobatkan sebagai tokoh teladan nasional, Menteri BUMN Erick Thohir juga dinilai sebagai salah satu menteri dalam Kabinet Indonesia Maju yang disukai oleh publik.

Baca Juga:  Bikin Gas Batubara, PTBA dan Air Products Siapkan US$ 3,2 M
Continue Reading

Korporasi

Gelar RUPSLB, PT Timah Akan Rombak Komisaris dan Direksi

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA-PT Timah Tbk akan menggelar pergantian pengurus melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (10/2).

Staf Khusus yang juga Juru Bicara Kementerian BUMN, Arya Sinulingga menuturkan, pergantian pengurus akan dilakukan pada jajaran komisaris dan direksi, hal demikian guna penyegaran pada tubuh korporasi.

“Ini buat penyegaran. Level komisaris dan direksi bisa diganti,” kata Staf Khusus yang juga Juru Bicara Kementerian BUMN, Arya Sinulingga di Kantor Kementerian BUMN, beberapa waktu lalu.

Adapun susunan direksi dan komisaris PT Timah Tbk saat ini adalah:

Direktur Utama : Mochtar Riza Pahlevi Tabrani
Direktur Sumber Daya Manusia : Muhammad Rizki
Direktur Keuangan : Emil Ermindra
Direktur Operasi & Produksi : Alwin Albar
Direktur Pengembangan Usaha : Trenggono Sutioso
Direktur Niaga : Purwoko

Komisaris Utama / Independe : Fachry Ali
Komisaris Independen : Milawarma
Komisaris : Rudy Suhendar
Komisaris : Bambang Sunarwibowo
Komisaris : Teuku Pribadi

Baca Juga:  Ketua KPK Pastikan Akan Tangkap Politisi PDIP Harun Masiku
Continue Reading

POPULAR