Connect with us

Korporasi

Sah! BCA Akuisisi Bank Royal

Restu Fadilah

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – Proses akuisisi PT Bank Royal oleh PT Bank Central Asia (BCA) Tbk menemukan titik terang. Bank Royal resmi diakuisisi oleh Bank BCA senilai Rp 988 miliar. Penandatangan perjanjian Akta Jual Beli saham dilakukan setelah BCA mendapatkan persetujuan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Keputusan mengakuisisi Bank Royal merupakan langkah strategis BCA dalam rangka melengkapi layanan perbankan BCA demi menjangkau kebutuhan nasabah di Tanah Air. Dalam jangka panjang, akuisisi ini juga diharapkan dapat memberikan added value yang berkesinambungan bagi semua stakeholders,” ujar Direktur BCA, Subur Tan dalam siaran pers, Selasa, (5/11/2019).


BCA dan anak usahanya, BCA Finance sepakat untuk membeli 2,87 juta lembar saham Bank Royal dari para pemegang saham. Mereka yaitu PT Royalindo Investa Wijaya (73,45%), Leslie Soemedi (8,76%), Ibrahim Soemedi (4,5%), Nevin Soemedi (4,51%) dan Ko Sugiarto (4,25%). Dengan penandatangan tersebut, BCA resmi memiliki 99,99% saham Bank Royal dan PT BCA Finance 0,01% dari total saham Bank Royal.


Bank Royal adalah bank swasta yang masuk dalam kategori bank BUKU I. Seiring perkembangan kebutuhan nasabah dan masyarakat, BCA tengah mengkaji Bank Royal untuk fokus ke segmen perbankan digital.


Digital banking Bank Royal akan bermain di kredit digital. Diharapkan hal tersebut semakin melengkapi solusi perbankan BCA, untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah.

Baca Juga:  Indonesia Sasar Pasar Ekspor Brasil, Kolombia, dan Meksiko

Korporasi

Pertamina Gelar RUPS Bulan Ini

Restu Fadilah

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Rencananya, perusahaan pelat merah itu bakal menggelar RUPS dalam waktu dekat.

“Pertamina RUPS dalam waktu dekat,” ujar Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga saat dijumpai di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu, (20/11/2019).

Kendati begitu, Arya belum mau memaparkan apakah dalam RUPS tersebut akan diputuskan pergantian jajaran direksi/komisaris. Termasuk masuknya mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke manajemen perseroan.

“Tunggu tanggal mainn,” kata Arya seraya tertawa.

Sebagai informasi, terkuaknya kabar Ahok bakal mengisi jabatan strategis di salah satu BUMN terkuak saat ia bertandang ke Kantor Kementerian BUMN pada Rabu, (13/12/2019) lalu.

Kepada awak media, Ahok mengaku ditawari mengisi jabatan strategis di salah satu BUMN. Santer beredar mantan Bupati Belitung Timur itu bakal ditempatkan di Pertamina.

Baca Juga:  Harga Pangan Indonesia Termahal di Asia Tenggara!
Continue Reading

Korporasi

Wadirut Pelindo II Bertugas Siapkan Holding Pelabuhan

Restu Fadilah

Published

on

Korporat.com

KORPORAT.COM, JAKARTA – Segudang tugas telah menanti mantan Deputi Infrastruktur Bisnis di Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Hambra yang resmi ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Pelindo II (Persero). Salah satunya adalah menyiapkan holding pelabuhan.

“Salah satu tugasnya, tentu nanti menyiapkan rencana Holding Pelindo,” ujar Dirut Pelindo II, Elvyn G Masassya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa, (19/11/2019).

Asal tahu saja, pemerintah tengah merancang pembentukan holding pelabuhan. Nantinya, Pelindo II bakal menjadi induk holding.

Adapun, prinsip pembentukan holding Pelindo Incorporated adalah ‘collective value creation’ dan sinergi dari IPC, Pelindo I, III, dan IV. Penggabungan tersebut diharapkan bisa membuat lingkup bisnis anak usaha lebih besar lagi.

Sementara terkait penunjukan Hambra sebagai tandem kerjanya, Elvyn tampaknya menyambut baik. Ia meyakini, Hambra dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan.

“Tentu akan membantu organisasi karena backgroundnya di bidang infrastruktur bisnis, saya kira ini akan memberikan nilai tambah kepada Pelindo II ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Hambra telah menerima Surat Keputusan (SK) terkait pengangkatannya sebagai Wadirut PT Pelindo II.

“Iya pak Hambra menjadi Wadirut di Pelindo II pada hari ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Dirgantara Indonesia Kirim Pesanan Pesawat NC212i ke Thailand
Continue Reading

Korporasi

Hambra Samal, Eks Deputi BUMN Jadi Wadirut Pelindo II

Restu Fadilah

Published

on

Korporat.com

KORPORAT.COM, JAKARTA – Mantan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Hambra Samal resmi ditunjuk menjadi Wakil Direktur Utama (Wadirut) Pelindo II oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Penunjukan tersebut ditetapkan melalui keputusan Menteri BUMN selaku pemegang saham Pelindo II dengan nomor SK272/MBU/11/2019 tentang pengangkatan wakil direktur utama Pelindo II tertanggal 18 November 2019.

“Iya pak Hambra menjadi Wadirut di Pelindo II pada hari ini,” ujar Dirut Pelindo II, Elvyn G Masassya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa, (19/11/2019).

Elvyn tampak menyambut baik perihal penunjukan Hambra sebagai tandem kerjanya. Ia meyakini, Hambra dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan.

“Tentu akan membantu organisasi karena backgroundnya di bidang infrastruktur bisnis, saya kira ini akan memberikan nilai tambah kepada Pelindo II ke depan,” tuturnya.

Dengan bergabungnya, Hambra di Pelindo II, berikut susunan direksi menjadi:

  1. Direktur Utama: Elvyn G Masassya
  2. Wakil Direktur Utama: Hambra Samal
  3. Direktur Komersial: Arif Suhartono
  4. Direktur Teknik: Dani Rusli Utama
  5. Direktur Operasi: Prasetyadi
  6. Direktur Keuangan: Widyaka Nusapati
  7. Direktur Sumber Daya Manusia (SDM): Rizal Ariansyah
  8. Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis: Ogi Rulino
Baca Juga:  Pendaftaran Seleksi CPNS Dibuka 11 November 2019
Continue Reading

POPULAR