Connect with us

BUMN

Gara-gara Corona, KAI Batalkan 19 Perjalanan Kereta

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – PT KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta membatalkan 19 perjalanan kereta yang diberangkatkan dari stasiun Gambir dan Pasae Senen. Kebijakan ini untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang semakin luas.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa menjelaskan, kebijakan ini mulai diberlakukan pada Senin, 23 Maret 2020 hingga 1 Apeil 2020 mendatang. Kereta api yang mengalami pembatalan operasional merupakan pemberangkatan jadwal yang memiliki jarak berdekatan dengan daerah tujuan yang sama. Sehingga calon penumpang memiliki pilihan jadwal kereta api lain, jika memang harus tetap melakukan perjalanan pada hari tersebut.

“Nanti akan dibantu oleh petugas untuk proses pengalihan jadwal keberangkatan,” ujar Eva melalui siaran pers di Jakarta, Senin, (23/3/2020).

Daftar KA yang mengalami pembatalan perjalanan antara lain:

1. KA 42 Argo Parahyangan (Gambir – Kiaracondong) keberangkatan 10.45 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020
2. PLB7002A Argo Parahyangan (Gambir – Bandung) keberangkatan 19.45 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020
3. KA 52 Argo Parahyangan (Gambir – Bandung) keberangkatan 22.55 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020
4. KA 66F Argo Parahyangan (Gambir – Bandung) keberangkatan 00.40 WIB, batal tanggal 28-30 Maret 2020
5. KA 56 Argo Parahyangan (Gambir-Bandung) keberangkatan 07.10 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020
6. KA 20 Argo Cheribon (Gambir-Cirebon) keberangkatan 11.10 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020.
7. KA 22 Argo Cheribon (Gambir-Cirebon) keberangkatan 22.30 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020.
8. KA 28 Argo Cheribon (Gambir-Cirebon) keberangkatan 06.05 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020
9. KA 34 Argo Cheribon (Gambir-Cirebon) keberangkatan 07.30 WIB, batal tanggal 23-31 Maret 2020
10. KA 84 Taksaka (Gambir-Yogyakarta) keberangkatan 09.30 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020
11. KA 86 Taksaka (Gambir-Yogyakarta) keberangkatan 21.30 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020
12. KA 146 Fajar UtamaYK (Pasarsenen-Yogyakarta) keberangkatan 07.20 WIB, batal tanggal 26 Maret-1 April 2020
13. KA 148 Senja Utama YK (Pasarsenen-Yogyakarta) keberangkatan 18.55 WIB, batal tanggal 26, 28, 30 dan 31 Maret 2020
14. KA 134 Gumarang (Pasarsenen-Surabaya Pasar Turi) keberangkatan 15.45 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020.
15. KA 82 Sembrani (Gambir-Surabaya Pasar Turi) keberangkatan 19.00 WIB, batal tanggal 26-31 Maret 2020.
16. KA 78A Turangga (Gambir-Bandung) keberangkatan 14.00 WIB, batal tanggal 26 Maret – 1 April 2020
17. KA 104B Mutiara Selatan (Gambir-Bandung) keberangkatan 17.10 WIB, batal tanggal 26 Maret-1 April 2020.
18. KA 2 Argo Wilis (Gambir-Bandung) keberangkatan 05.00 WIB, batal tanggal 26 Maret – 1 April 2020.
19. KA 108A Malabar (PasarSenen-Bandung) keberangkatan 16.10 WIB, batal tanggal 26 Maret – 1 April 2020.

Baca Juga:  Hasil Studi: Darah O Lebih Kuat Hadapi Corona, Tapi Tidak Berarti Aman

Kendati demikian, lanjut Eva, PT KAI Daop 1 akan berupaya terus melakukan pengaturan agar para pengguna tetap akan memiliki jarak tertentu di dalam kereta. Sebab, untuk saat ini volume penumpang pada KA Jarak Jauh tidak sepadat waktu normal dan jadwal KA yang dibatalkan merupakan jadwal dengan okupansi volume penumpang yang tidak padat untuk saat ini.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan calon penumpang yang memiliki tiket perjalanan KA pada kurun waktu pembatalan KA (23 Maret – 1 April 2020):

• Bagi calon penumpang yang sudah melakukan pemesanan tiket KA sesuai jadwal pembatalan KA yang sudah ditentukan, maka akan dialihkan ke jadwal KA lain jika tetap memutuskan akan berangkat.

• Calon penumpang yang dialihkan ke KA lain dan mendapat kelas yang sama atau lebih tinggi, tidak akan dikenakan penambahan bea. Sebaliknya, jika dialihkan dan mendapat kelas yang lebih rendah, maka KAI akan diberikan bea pengembalian di stasiun kedatangan, atau batas waktu pengembalian 3 hari dari tanggal tiket.

• Bila calon penumpang tidak berkenan dialihkan ke KA lain dan memilih untuk membatalkan perjalanan KA, maka KAI akan berlakukan bea pengembalian penuh sebesar 100% secara tunai. Pembatalan tiket dapat dilakukan di stasiun keberangkatan atau stasiun lain.

Eva menambahkan, data per 22 Maret 2020 hingga pukul 19.00 WIB, terdapat 3.624 calon pengguna yang memilih tidak dialihkan jadwalnya dan memutuskan untuk membatalkan perjalanannya, dengan rincian sebanyak 626 calon penumpang keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen. Sedangkab sebanyak 3.028 calon penumpang keberangkatan dari Stasiun Gambir.

“Kebijakan pengurangan jadwal perjalanan ini akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan dan situasi di lapangan, seiring upaya pencegahan penyebaran virus Corona yang terus dilakukan oleh PT KAI Daop 1 Jakarta,” pungkasnya.

Baca Juga:  Malaysia Lakukan Lockdown Total, Indonesia Gimana?

BUMN

Pemerintah Terus Perbaiki Layanan RS Corona di Wisma Atlet

Published

on

Wisma Atlet

KORPORAT.COM, JAKARTA – Sejumlah masyarakat mengeluhkan pelayanan kesehatan yang terjadi di RS Darurat Corona Wisma Atlet. Bukan hanya dari sisi pelayanan secara medis, mengularnya antrean masuk RS tersebut juga menjadi salah satu keluhan masyarakat.

Staf Khusus Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Arya Sinulingga mengatakan, menyiapkan Wisma Atlet menjadi RS Darurat Corona bukanlah hal yang mudah. Sebab, pihaknya hanya diberikan waktu 3-4 hari untuk membangun RS Darurt Corona tersebut.

“Bayangkan kita buat (RS Darurat di Wisma Atlet) ini 3 hari sampai 4 hari selesai, langsung diresmikan.  ada sedikit-sedikit kekurangan awal-awal, kami minta maaf ,” ujarnya di Jakarta, Jumat, (27/3/2020).

Kendati demikian, pihaknya akan terus memperbaiki, baik dari sisi manajemen maupun secara pelayanan di Wisma Atlet.

“Kami terus memperbaiki manajemen, memperbaiki hal yang baik di Wisma Atlet sehingga makin banyak orang Indonesia yang sembuh melalui penanganan yang kami lakukan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Nyaris Kena Trading Halt, IHSG Ditutup Jeblok
Continue Reading

BUMN

Gara-gara Corona, Asrama Haji Bakal Disulap Jadi RS

Published

on

Wisma Atlet

KORPORAT.COM, JAKARTA – Pemerintah membuka opsi untuk menyulap asrama haji menjadi Rumah Sakit (RS) darurat untuk menangani pasien yang terinfeksi virus corona.

Stafsus Kementerian BUMN bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga menjelaskan, asrama haji dianggap memenuhi kriteria. Pasalnya, asrama haji bisa menampung orang banyak.

“Kami diperintahkan Pak Erick supaya mulai cari (tempat) di beberapa provinsi,” ujar Arya di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa, (24/3/2020).

Rencananya, rumah sakit darurat di asrama haji ini akan ada di Bandung, Semarang dan Surabaya.

Kendati demikian, untuk menyulap asrama haji menjadi RS darurat corona diperlukan kerja sama dengan Kementerian Agama.

Arya menambahkan, pihaknya akan segera mengeksekusi dengan bantuan sejumlah anak perusahaan di BUMN.

“Kami diperintahkan Pak Erick supaya mulai cari (tempat) di beberapa provinsi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jumlah pasien virus corona di Indonesia hingga Selasa (24/3/2020) pukul 10.30 WIB telah mencapai 579 orang yang tersebar di 22 provinsi.

Rinciannya, di DKI Jakarta terkonfirmasi 353 orang, sembuh 23 orang, meninggal 29 orang. Jawa Barat terkonfirmasi 59 orang, sembuh 5 orang, meninggal 9 orang. Banten terkonfirmasi 56 orang, sembuh 1 orang dan meninggal 3 orang. Jawa Timur terkonfirmasi 41 orang, sembuh tidak ada, meninggal 1 orang.

Jawa Tengah terkonfirmasi 15 orang, sembuh tidak ada, meninggal 1 orang. Kalimantan Timur terkonfirmasi 11 orang. Bali terkonfirmasi 6 orang, dan meninggal 2 orang. Kepulauan Riau terkonfirmasi 5 orang.

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkonfirmasi 5 orang, sembuh 1 orang. Sulawesi Tenggara terkonfirmasi 3 orang. Sumatera Utara terkonfirmasi 2 orang, meninggal 1 orang.

Kalimantan Barat terkonfirmasi 2 orang, Kalimantan Tengah terkonfirmasi 2 orang. Sulawesi Selatan terkonfirmasi 2 orang, meninggal 1 orang.

Papua terkonfirmasi 2 orang. Riau terkonfirmasi 1 orang. Jambi terkonfirmasi 1 orang. Lampung terkonfirmasi 1 orang. Kalimantan Selatan terkonfirmasi 1 orang. Sulawesi Utara terkonfirmasi 1 orang. Maluku terkonfirmasi 1 orang. Maluku Utara terkonfirmasi 1 orang.

Baca Juga:  Kronologi Corona Masuk Indonesia

Continue Reading

BUMN

Erick Thohir: Angkasa Pura dan KAI Harus Siap Rugi!

Published

on

KORPORAT.COM, JAKARTA – Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Erick Thohir mengatakan, perusahan pelat merah harus siap merugi di tengah wabah virus corona. Khususnya, perusahaan BUMN yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Pada saat ini pasti BUMN-BUMN seperti Angkasa Pura, KAI harus siap rugi, karena harus melayani masyarakat, ujarnya dalam Virtual Conference Press di Jakarta, Selasa, (24/3/2020).

Kendati demikian, ia tetap meminta agar perusahaan-perusahaan BUMN tersebut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk, jika nantinya pemerintah mengambil opsi lock down.

“Perbankan juga harus tetap buka,” katanya.

Menurutnya, perbankan harus tetap buka lantaran ke depan akan ada program-program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan oleh pemerintah kepada masyarakat. Nah, bank-bank BUMN menjadi garda terdepan yang menyalurkan BLT tersebut.

“Perusahaan bank BUMN yang menjadi tempat menyalurkan langsung ke rakyat, Telkom akan dilibatkan juga,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pasien Corona Bertambah Jadi 27 Orang
Continue Reading

POPULAR